WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label actionscript 3. Show all posts
Showing posts with label actionscript 3. Show all posts

Ini adalah apa yang biasa Anda lakukan ketika membuat peraturan kondisi di dalam flash


if(a==1){
 trace("ockey")
 gotoAndStop(2)
}
else{
 trace("gak ockey")
 gotoAndStop(1)
}

Andaikan keputusan yang dibuat berjumlah lebih dari satu buah (lebih dari satu baris kode) untuk setiap kondisi, mungkin itu masih bisa dikatakan wajar. Namun ketika situasi terkondisi yang diciptakan hanya terdiri dari satu baris kode saja, menerapkan kondisional dengan cara seperti di atas sangat tidak efisien. Contoh sederhana adalah ketika Anda menentukan nilai suatu variabel berdasarkan kondisi tertentu seperti ini:


if(a==1){
 trace("ockey")
 
}
else{
 trace("gak ockey")
 
}

Jalan pintas untuk kondisional di atas adalah seperti ini:


(a==1)?trace("ockey"):trace("gak ockey");

Contoh lain

Sebelum


if(a==0){
 trace("ockey")
}
if(b=="foo"){
 trace("gak ockey")
}

Sesudah


(a==0)?trace("ockey"):null,(b=="foo")?trace("gak ockey"):null;

Contoh lain


if(a==0){
 trace("ockey")
}
else if(a=="foo"){
 trace("gak ockey")
}
else{
trace("Selain")
}

Sesudah


(a ==0) ? trace("ockey") : (a == "foo") ? trace("gak ockey") : trace("Selain");

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Jalan Pintas untuk Peraturan if/else

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7NYxEO0tVT-Kx4JYoznjn85q1iG0J7Z-K2iiqm2EL32WRb1F__ssm-nAl2RjmmFSMnUFoxjVuLEUcN9TiRsWiFBtCZXvOBgV2IMKfHi3Zk-bUrwS3SCr-HGdnsg5pRXRhF5Dhg0RcPpM5/s1600/oop.jpg

Oke, untuk postingan kali ini langsung to the point aja yak, sebenarnya sama kaya yang sebelum2nya si, postingan ini ada atas dasar pengalaman baru aja emang harus eksplor mengenai benda bernama singleton ini, hehe.

Jadi, apa sih singleton itu ? Singleton adalah sebuah kelas yang instansiasi nya dibatasi hanya satu kali. Hah ? Lalu buat apa dong kelas semacam itu ? Tujuannya ada banyak sebenarnya, tapi yang paling sering adalah untuk koordinasi benda-benda dalam sistem tersebut, atau lebih gampangnya sebagai penyimpan global variable.

Nah, jadi permasalahan di sini adalah bagaimana membatasi instansiasi maksimal sebanyak 1 kali tersebut, daan, setelah googling dan membaca-baca literatur yang ada, ternyata ada banyak cara implementasi singleton ini menggunakan AS3, dan akhirnya aku memilih satu teknik implementasi yang menurutku paling bagus, sederhana, dan bersih (catatan: teknik yang kupilih ini belum tentu teknik yang paling benar lo ya, hehe), kira-kira seperti ini jadinya (misal di sini menyimpan sebuah variabel global ‘nama’) :


public class Singleton
 {
    private static const singleton:Singleton = new Singleton();

    public var nama:String;

    public function Singleton()
    {
       if (singleton) {
          throw new Error("Kelas ini adalah Singleton, tidak bisa diinstansiasi");
       } else {
          // constructor seperti biasa
          nama = "Singleton";
       }
    }

    public static function getInstance():Singleton
    {
       return singleton;
    }
 }


Jadi pertama kita buat 1 instance special tersebut pada bagian


    private static const singleton:Singleton = new Singleton();

Lalu di bagian constructornya kita cek, jika sebuah instance sudah pernah diinstansiasi (dengan kata lain si singleton tersebut), maka lempar sebuah Error, karena singleton tidak boleh diinstansiasi lagi. Jika tidak maka lakukan constructor seperti biasa, misal dalam contoh ini kita set variabel nama nya.

Kemudian agar satu-satunya instance dari kelas ini dapat kita akses, kita buat sebuah fungsi static dengan nama getInstance() yang tak lain adalah mengembalikan instance singleton tersebut.

misal dengan :


  var nama:String = Singleton.getInstance().nama;
  trace(nama);

Dan misal kalau kita mencoba instansiasi kelas ini misal dengan :


 var singleton:Singleton = new Singleton();

maka akan muncul Error :

Error: Kelas ini adalah Singleton, tidak bisa diinstansiasi

Jadi begitu kira-kira, hehe

Lalu, kenapa kita ga bikin aja sebuah kelas yang property sama method nya static semua ? Dengan singleton, kita bisa memastikan adanya inisialisasi, yaitu dengan constructor tadi, kemudian dengan singleton konsep OO tetap terpenuhi dan code tetap bersih.

Ular Tangga Kuis
Ular Tangga Kuis


Cuplikan script


addChild(tumb),tbr.visible = false;
for (i = 0; i < 100; i++)
{
 Kotak = new kotak(),cellWidth = Kotak.width + 2.5,cellHeight = Kotak.height + 3,cellX = i % 10,cellY = Math.floor(i / 10),Kotak.y = topMargin + (9 - cellY) * cellHeight,cellY%2 ? Kotak.x = (2*leftMargin) + cellX * (-cellWidth)+200-9:Kotak.x = leftMargin + cellX * cellWidth,Kotak.name = "kotak" + i,Kotak.id = i,tumb.addChild(Kotak),Ktk.push(Kotak),Kotak.nomor.text = i + 1,Kotak.mouseChildren = false;
}
tumb.addChild(ST),tumb.addChild(pt),tumb.addChild(pl),ST.x = Ktk[0].x + 10,ST.y = -10,pl.x = pt.x = Ktk[0].x - 10,pl.y=pt.y = Ktk[0].y+(Ktk[0].height/2);
ulartangga = function():void {pt.addEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFrame);};
ulartanggalawan = function():void {pl.addEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFramelawan);};
jalan = function():void {pt.gotoAndStop(2),ubah(),ulartangga();};
ubah = function():void {pemtemp +=  dd,pemtemp > 100 ? pemtemp = 100:pemtemp,jl=Ktk[pemtemp-1].x+ (Ktk[pemtemp-1].width/2),jlm=Ktk[pemtemp-1].y+ (Ktk[pemtemp-1].height/2);};
ubahlawan = function():void {musuhtemp +=  tt,musuhtemp > 100 ? musuhtemp = 100:musuhtemp,jllw=Ktk[musuhtemp-1].x+ (Ktk[musuhtemp-1].width/2),jlmlw=Ktk[musuhtemp-1].y+ (Ktk[musuhtemp-1].height/2);};
EnterFrame = function(e:Event=null):void {kirikanan(pt);};
EnterFramelawan = function(e:Event=null):void {kirikananlawan(pl);};
bataskanan = function (oj){oj.x = (421.2 + 30.5),oj.y = jlm,userkiri();};
userkiri = function (){kanan = false,kiri = true ,pt.scaleX =-1;};
userkanan = function (){kanan = true,kiri = false,pt.scaleX =1;};
bataskanan_lawan = function (oj){oj.x = (421.2 + 30.5),oj.y = jlmlw,arahkirimsh();};
bataskiri = function (oj){oj.x = 115.2,oj.y = jlm,userkanan();};
bataskirilawan = function (oj){oj.x = 115.2,oj.y = jlmlw,arahkananmsh();};
arahkananmsh = function (){kanan_lawan = true,kiri_lawan = false,pl.scaleX =1;};
arahkirimsh = function (){kanan_lawan = false,kiri_lawan = true,pl.scaleX =-1;};
kirikanan = function (oj){kanan ? _kanan(oj):_kiri(oj);};
kirikananlawan = function(oj){kanan_lawan ? _kananlawan(oj):_kirilawan(oj);};
_kanan = function (oj){oj.x +=  velocity,oj.y == jlm ?(oj.x > jl ?jalankanan(oj):(oj.x)):(oj.x > (421.2+30.5) ? bataskanan(oj):(oj.x));};
_kananlawan = function (ojl){ojl.x +=  velocity,ojl.y == jlmlw ?(ojl.x > jllw ?jalankanan_lawan(ojl):(ojl.x)):(ojl.x > (421.2+30.5) ? bataskanan_lawan(ojl):(ojl.x));};
_kiri = function(oj){oj.x -=  velocity;oj.y == jlm ? (oj.x < jl ? jalankiri(oj):oj.x):(oj.x < (115.2) ? bataskiri(oj):oj.x);};
_kirilawan = function (ojl){ojl.x -=  velocity,ojl.y == jlmlw ? (ojl.x < jllw ? jalankiri_lawan(ojl):ojl.x):(ojl.x < (115.2) ? bataskirilawan(ojl):ojl.x);};
jalankanan_lawan = function (oj){pl.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFramelawan),oj.x = jllw,oj.y = jlmlw,giliran_tampil.text = "Pemain1",tbr.visible = false,dadu_btn.gotoAndStop(1),tanggamusuh(pl,arahkirimsh,arahkananmsh);};
jalankiri_lawan = function (oj){pl.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFramelawan),oj.x = jllw,oj.y = jlmlw,giliran_tampil.text = "Pemain1",tbr.visible = false,dadu_btn.gotoAndStop(1),tanggamusuh(pl,arahkirimsh,arahkananmsh);};
jalankanan = function (oj){oj.x = jl,giliran_tampil.text == "Pemain1" ? giliran_tampil.text = "Komputer":giliran_tampil.text = "Pemain1",pt.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFrame),tbr.visible = true,dadu_btn.gotoAndStop(1),pl.gotoAndStop(2),acakndiri(),ubahlawan(),ulartanggalawan(),tanggauser(pt,userkiri,userkanan);};
jalankiri = function (oj){oj.x = jl,giliran_tampil.text == "Pemain1" ? giliran_tampil.text = "Komputer":giliran_tampil.text = "Pemain1",pt.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFrame),dadu_btn.gotoAndStop(1),pl.gotoAndStop(2),acakndiri(),ubahlawan(),ulartanggalawan(),tbr.visible = true,tanggauser(pt,userkiri,userkanan);};
dadu_btn.addEventListener(MouseEvent.CLICK,acak),dadu_btn.buttonMode = true;
function acak(event:MouseEvent=null):void
{
 tbr.visible = true,giliran_tampil.text = giliran,dadu_btn.gotoAndStop(1),ac=new randomm(mc_arr),dd = ac.randoman,dadu_btn.gotoAndStop(dd+1),jalan();
}
acakndiri = function (event:MouseEvent=null):void{dadu_btn.gotoAndStop(1),tc=new randomm(mc_arr),tt = tc.randoman,dadu_btn.gotoAndStop(tt+1);};
giliran_tampil.text = giliran;
tanggamusuh = function (o,akir,akan){pl.gotoAndStop(1),tang = new ularTangga(musuhtemp),musuhtemp = tang.ganti,tang.Arah == "kiri" ? akir():akan(),pl.x=Ktk[musuhtemp-1].x+(Ktk[musuhtemp-1].width/2),pl.y=Ktk[musuhtemp-1].y+(Ktk[musuhtemp-1].height/2),jlmlw = pl.y,tang.selesai == "finish" ? finishenemy():null;};
tanggauser = function (o,akir,akan){pt.gotoAndStop(1),tangus = new ularTangga(pemtemp),pemtemp = tangus.ganti,tangus.Arah == "kiri" ? akir():akan(),pt.x=Ktk[pemtemp-1].x+(Ktk[pemtemp-1].width/2),pt.y=Ktk[pemtemp-1].y+(Ktk[pemtemp-1].height/2),jlm = pt.y,tangus.selesai == "finish" ? finishuser():null;};
finishuser = function (){! null ? pt.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFrame):trace("kosong"),! null ? pl.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFramelawan):trace("kosong"),removeChild(tumb),gotoAndStop(3);};
finishenemy = function (){! null ? pt.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFrame):trace("kosong"),! null ? pl.removeEventListener(Event.ENTER_FRAME,EnterFramelawan):trace("kosong"),removeChild(tumb),gotoAndStop(4);};
stop();
function CloseApp(e:MouseEvent)
{
 fscommand("quit");
}


By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Ular Tangga Kuis ActionScript3


import fl.controls.ComboBox;
import fl.data.DataProvider;
import flash.text.TextField;
import com.PustakaFlash.*;
var myComboBox:ComboBox = new ComboBox();
addChild(myComboBox);
var xml:XML;
var ld:loadXml = new loadXml("soal.xml");
myComboBox.move(427.3,15.35);
myComboBox.prompt = "Pilih Buah";
var textF:TextField = new TextField();
textF.text="No fruit selected"
addChild(textF);
textF.x=20
textF.y=20
textF.height=20
textF.width=100
textF.selectable=false;
ld.addEventListener(loadXml.COMPLETE, loadXmlCompleteHandler);
ld.addEventListener(loadXml.COMPLETE, loadXmlCompleteHandler);
ld.addEventListener(loadXml.ERROR, loadXmlErrorHandler);
ld.addEventListener(loadXml.SecurityError, loadXmlErrorHandler);
ld.addEventListener(loadXml.XML_ParseError, loadXmlErrorHandler);

function loadXmlCompleteHandler(e:Event):void
{
	xml = ld.data;
	var n:int = xml.number.length();
	ambildata(xml);
}
function loadXmlErrorHandler(e:Event):void
{
	trace("gakda");

}
var semuabuah:Array = [];
function ambildata(xml)
{
	for each (var buah in xml.number)
	{

		semuabuah.push({fn: buah.@urutan, ln: buah.@benar, pn: buah.@pertanyaan_id});
	}
	susundata();
}

function susundata():void
{

	myComboBox.dataProvider = new DataProvider ();

	for (var i:int = 0; i<semuabuah.length; i++)
	{

		myComboBox.addItem({label: semuabuah[i].fn + " " + semuabuah[i].ln + "\n", data: i});
	}
}


myComboBox.addEventListener(Event.CHANGE, onAddItem);

function onAddItem(event:Event):void {
textF.text="buah Number " + semuabuah[event.target.selectedItem.data].ln + "."
}



Method override in class As3
Method override in class As3

Masih melajutkan tentang Materi Inheritance kali ini kita akan mengambil topik Method override in class As3,.. apa itu Method override?dan bagaimana penerapannya?

dikutip dari Wikipedia :Method overriding, in object oriented programming, is a language feature that allows a subclass or child class to provide a specific implementation of a method that is already provided by one of its superclasses or parent classes. The implementation in the subclass overrides (replaces) the implementation in the superclass by providing a method that has same name, same parameters or signature, and same return type as the method in the parent class.[1] The version of a method that is executed will be determined by the object that is used to invoke it. If an object of a parent class is used to invoke the method, then the version in the parent class will be executed, but if an object of the subclass is used to invoke the method, then the version in the child class will be executed.[2] Some languages allow a programmer to prevent a method from being overridden

Jadi kesimpulannya Method override adalah metode yang gunanya untuk mengganti fungsi defaultnya/Fungsi yang telah dibuat sebelumnya sebagai contoh saya mempunyai class induk seperti ini

//classinduk.as
package 
{

 public class classinduk
 {
  protected var name:String;
  public function classinduk()
  {
   // constructor code
   yangdigantikan();
  }
  public function yangdigantikan()
  {
   name = "belumdiganti";
   trace(name);
  }

 }

}

dan class anak seperti ini jika tidak menggunakan Method override,

//classanak.as
package 
{
 public class classanak extends classinduk
 {

  public function classanak()
  {
   // constructor code
   super();//ini untuk menjalankan kelass induk

  }
    

 }

}

script timelinenya

//script timeline
var jalan:classanak=new classanak();

Jika dijalankan maka pada panel output akan menghasilkan



belumdiganti

Lantas dalam suatu keadaan katakanlah saya ingin membuat sebuah projek dengan sistem user interface,... methode inilah yang digunakan dalam class as3,....maka saya merubah class anak menjadi seperti ini

//classanak.as
package 
{
 public class classanak extends classinduk
 {

  public function classanak()
  {
   // constructor code
   super();//ini untuk menjalankan kelass induk

  }
  override public function yangdigantikan()
  {
   name = "telahdigantikan";
   trace(name);

  }
  

 }

}

perhatikan yang saya beri warna pada sript diatas Jika dijalankan dengan script timeline yang sama... maka ini akan menghasilkan pada panel output sebagai berikut :



telahdigantikan

itu artinya function yangdigantikan()induk telah digantikan dengan function yangdigantikan() yang baru...

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Method override in class As3

Super Statment in Inheritance for class As3
Super Statment in Inheritance for class As3

Melanjutkan tutorial sebelumnya tentang Inheritance kali ini kita akan mengulas tentang Super Statment in Inheritance for class As3, namun sebelum itu kita pahami dulu maksud dari Superclass berikut :

dikutip dari Wikipedia: In computer science, a superclass is a class from which other classes are derived. A superclass is also called a parent class’. The classes that are derived from a superclass are known as child classes, derived classes, or subclasses. We can also say that a class A extends class B when A is a subclass of the B superclass.

Ok, sekarang kita tahu superclass menyediakan data (variabel misalnya) dan fungsi (methdods) yang akan diwariskan kepada subclass.

Pertanyaanya.... jadi apa yang anda dapat lakukan dengan super ()...???

Dengan konstruktor ini Anda dapat memanggil superclass atau metode dari superclass (fungsi superclass ') dengan hanya menggunakan awalan super() sebagai pemannggil, berikut contoh penerapannya

Classinduk / Super Class


//buat Classinduk.as
package  {
 
 public class Classinduk {

  public function Classinduk(r:String) {
   // constructor code
   trace(r);
  }
  public function Classindukkedua() {
   // constructor code
   trace("class anak menjalankan class induk kedua");
  }

 }
 
}

Class Anak / SubClass


// buat ClassAnak.as
package  {
 
 public class ClassAnak extends Classinduk{

  public function ClassAnak() {
   // constructor code
   super("class anak menjalankan class induk");
   super.Classindukkedua();
  }

 }
 
}

Cara memanggil pada Timeline Script



var jalankanpertama:ClassAnak= new ClassAnak();

Jika anda melakukan dengan benar maka pada panel output akan menghasilkan



class anak menjalankan class induk
class anak menjalankan class induk kedua

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Super Statment in Inheritance for class As3

Inhertance in Class as3
Inhertance in Class as3

Kali ini Kita akan mempelajari konsep Inhertance /warisan/turunan dari sebuah class,... mungkin sebagian pembaca yang sering menggunakan metode class dan oop di as3 sudah familiar dan sering melihat script berikut :




public class blabla  extends Sprite
    {

atau juga




public class blabla  extends MovieClip
    {

mungkin ada yang bertanya kenapa mesti pakai extends ? kenapa tidak langsung menulis class nya saja,.... itu adalah sekian banyak dari konsep inhertance yang artinya penerapan dalam class itu menggunakan konsep penurunan/Warisan dari class Movieclip atau juga dari class Spirite.... agar lebih mengerti disini saya akan memberi sebuah contoh penurunan dari class induk ke class yang akan diturunkan

Class induk/ class yang akan menurunkan




package 
{

 public class yangditurunkan
 {

  public var PustakaFlash:String;
  public function yangditurunkan()
  {
   trace("AkanDiturunkan");
   PustakaFlash = "Pustaka Flash";
   
  }

 }

}

Class anak/Penerima1




package 
{

 public class penerima1 extends yangditurunkan
 {

  public function penerima1 ()
  {
   
   trace(PustakaFlash+" Telah diturunkan di Penerima1 ");

  }

 }

}

Class anak/Penerima2



package  {
 
 public class penerima2 extends yangditurunkan {

  public function penerima2() {
     
   trace(PustakaFlash+" Telah diturunkan di Penerima2 ");
  }

 }
 
}


Di situ terlihat jelas bahwa variabel pustakaflash diturunkan dari class induk ke kelas anak pertama dan kedua dan jika panggil pada timeline dengan script berikut



var awal:penerima1=new penerima1();
var kedua:penerima2=new penerima2();

Maka pada panel Output akan menghasilkan



AkanDiturunkan
Pustaka Flash Telah diturunkan di Penerima1 
AkanDiturunkan
Pustaka Flash Telah diturunkan di Penerima2

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Inheritance in Class as3

Get and Set Methods in class As3
Get and Set Methods in class As3

Methods get dan set, sangat sering digunakan dalam sebuah class,...dimana peengertian get itu sendiri dalam as3 adalah tekhnik memanggil fungsi dalam sebuah class. sebagai contoh : sya memiliki sebuah class bernama tesget.as dan dalam class tesget ada fungsi namai yang ingin saya jalankan melalui timeline,... berikut contih scriptnya


package 
{

 public class tesget
 {
  private var PemberianNama:String;
  public function tesget(name){
   PemberianNama=name;
  }

  public function get Namai();
  {
   return PemberianNama;
      
  }
  
  
 }
}

kemudian dalam script timeline saya panggil dengan begini


var ambilnama:tesget = new tesget("test nama");
trace(ambilnama.Namai);

maka nantinya di panel output akan mauncul seperti berikut



test nama

set adalah sla satu tekhnik mengambil data dari timeline dan kemudian mengirim data tersebut ke dalam sebuah class...atau bisa juga dari main class ke class yang dituju

sebagai contoh dalam class tesget begini



package 
{

 public class tesget
 {
  private var PemberianNama:String;
  public function tesget();

  public function set Namai(PemberianNama:String)
  {
   trace(PemberianNama);
         
  }
  
  
 }
}

dan dalam timeline kita tuliskan seperti ini



var buat_set:tesget = new tesget();
buat_set.Namai="test nama";

jika anda membuat dengan benar maka pada panel output akan menghasilkan



test nama

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Get and Set Methods in class As3

Dispatching Custom Events
Dispatching Custom Events

Kali ini kita akan mencoba membahas Dispatching Custom Events(dispatchEvent()) pada sebuah class.., dispatchEvent() itu terkandung pada EventDispatcher class,..Kegunaannya untuk memanipulasi sebuah fungsi dalam methods, agar lebih jelas.. baiknya kita langsung melihat penerapannya



dispatchEvent(new Event("my event"));

hal ini akan mengcostum event yang kita inginkan menjadi my event

sebagai contoh seumpama saya memiliki sebuah class yang saya beri nama custumclick.as berada pada folder CustumEvents kemudian folder CustumEvents berada pada folder PustakaFlash kemudian folder PustakaFlash saya letakkan di folder com,....lalu saya isikan script berikut pada custumclick.as




package com.PustakaFlash.CustumEvents
{
	import flash.display.*;
	import flash.events.MouseEvent;
	import flash.events.Event;
	public class custumclick  extends Sprite
	{
		
			public function custumclick(btn)
		{
			btn.buttonMode=true;
			btn.addEventListener(MouseEvent.CLICK, buttondiklik1,false,0,true);
						
		}
		public function buttondiklik1(event:MouseEvent)
		{
			dispatchEvent(new Event("my event"));//dispatchEvent
		}

		
	}

}

nah dalam pemanggilannya pada timeline,.. adalah sebagai berikut ....



import com.PustakaFlash.CustumEvents.custumclick;// ini untuk mengimpor atau include costum click

var btnRemove= new custumclick(btnRemove);//ini mendefinisikan variabel dan objek yang diklik yaitu btnRemove

btnRemove.addEventListener("my event", testHandler);

function testHandler(event:Event):void
{
	trace("button 1");
}


Jika anda melakukan dengan benar maka ketika anda mempublis dan kemudian mengklik btnRemove maka pada output panel akan menghasilkan




button 1

Terlihat jelas sekali yang biasanya bila kita mengaktifkan sebua movieclipt/ button dengan scripth ini



btnRemove.addEventListener(MouseEvent.CLICK, testHandler);

Kini telah kita gantikan dengan



btnRemove.addEventListener("my event", testHandler);

jika ingin Perapannya dalam event constant kita harus merubah custumclick.as menjadi seperti ini




package com.PustakaFlash.CustumEvents
{
	import flash.display.*;
	import flash.events.MouseEvent;
	import flash.events.Event;
	public class custumclick  extends Sprite
	{
		
		public static const click_btn:String = "btn";
		public function custumclick(btn)
		{
			btn.buttonMode=true;
			btn.addEventListener(MouseEvent.CLICK, buttondiklik1,false,0,true);
						
		}
		public function buttondiklik1(event:MouseEvent)
		{
			dispatchEvent(new Event(custumclick.click_btn));//ddispatchevent
		}

		
	}

}

kemudian pada timeline script kita rubah menjadi seperti ini



import com.PustakaFlash.CustumEvents.custumclick;// ini untuk mengimpor atau include costum click

var btnRemove= new custumclick(btnRemove);//ini mendefinisikan variabel dan objek yang diklik yaitu btnRemove

btnRemove.addEventListener(custumclick.click_btn, testHandler);

function testHandler(event:Event):void
{
	trace("button 1");
}


ini akan merubah MouseEvent.Click menjadi



btnRemove.addEventListener(custumclick.click_btn, testHandler);

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Dispatching Custom Events :)

Classes Static Elements For ActionScript 3
Class Static Elements For ActionScript 3

Dalam sebuah Class dalam ActionScript Anda juga dapat membuat elemen statis (variable, metode, constante). Elemen statis secara eksklusif dimiliki oleh Class, dan tidak dapat diakses melalui sebuah instance dari Class, tetapi langsung menggunakan nama Class. • Untuk membuat elemen statis, Anda menggunakan kata kunci static dalam definisi elemen.

Sebagai contoh :

Static properties


package {
  // "cthstatic" class
  public class cthstatic
  {
    // properties
    public var prop1:String = 'http://blog.pustakaflash.com';
    public static var prop2:String = 'ActionScript 3';         // Static variable
  }
}

nah sekarang buat fla document



// Create an instance of the "cthstatic" class
var obj:cthstatic = new cthstatic();

// access the class property 
trace(obj.prop1);            // ini akan menghasilkan http://blog.pustakaflash.com
// trace(obj.prop2);            // ini aka error

// acces 'prop2' directly through the class name
trace(cthstatic.prop2);       // ini akan menghasilkan ActionScript 3

Static constants



package {
  // "cthstatic" class
  public class cthstatic
  {
    // properties
    public var prop1:String = 'http://blog.pustakaflash.com';
    public static var prop2:String = 'ActionScript 3';         // Static variable

 // Defining constants
    public const TUTORIALS:String = 'Flash';
    public static const SITE:String = 'Pustaka Flash';  // Static constants
  }
}

dalam fla document



// Create instance of the class "cthstatic"
var obj2:cthstatic = new cthstatic();

// access the class constants
trace(obj2.TUTORIALS);            // ini akan menghasilkan Flash
// trace(obj2.SITE);            // Returns an error

// access 'SITE' using the class name
trace(cthstatic.SITE);       //Pustaka Flash

Static Methods



 package {
  // "cthstatic" class
  public class cthstatic
  {
     // properties
    public var prop1:String = 'http://blog.pustakaflash.com';
    public static var prop2:String = 'ActionScript 3';         // Static variable

 // Defining constants
    public const TUTORIALS:String = 'Flash';
    public static const SITE:String = 'Pustaka Flash';  // Static constants          // Static constant

    // Defining a static method
    public static function Courses(param:String):String
    {
      var re:String;          // The variable that will be returned

      // define "switch" instruction to set different posible values for "re"
      switch(param)
      {
        case 'Flash':
          re = cthstatic.prop2;        // "re" receives the value of the static property "prop2"
          break;
        case 'Pustaka Flash':
          re = SITE;        // "re" receives the value of the static constant "SITE" ( or cthstatic.SITE; )
          break;
        default: re = 'Default value';
      }

      return re;            // Returns "re" value
    }
  }
}

dalam fla document



var obj3:elStatic = new elStatic();
trace(elStatic.Courses(obj3.TUTORIALS));        // Flash
// trace(obj3.Courses(cthstatic.SITE));        // generate an error

// Call the static method, uses a static constant for argument
trace(cthstatic.Courses(cthstatic.SITE));        // Pustaka Flash

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Class Static Elements For ActionScript 3

OOP Class And Objects For ActionScript 3
OOP Class And Objects For ActionScript 3

OOP di Actionscript 3 yang berarti bahwa Anda dapat membuat Class kustom dan menggunakannya dalam game dan aplikasi. Anda membuat eksternal script yang berekstensi *.as sebagai file dan. Kemudian impor mereka ke Flash (itu jika Anda menggunakan Adobe Flash, software seperti seperti FlashDevelop sepenuhnya Obyek Oriented). Menggunakan OOP

Class adalah kumpulan fungsi. berisi code code kode yang digunakan untuk menghasilkan objek atau proyek anda.

Setiap kelas memiliki 2 jenis fungsi: constructor dan metode. Construktor adalah fungsi yang dipanggil sekali contoh baru dari kelas dibuat. Metode adalah fungsi normal yang hanya dijalankan ketika Anda memanngilnya

Objects adalah elemen dari script yang didefinisikan untuk melakukan instruksi yang ditulis dalam Class, dan dapat menggunakan properti dan metode yang didefinisikan di Class itu sendiri.

Perbedaan antara Class dan Object adalah . Jika kelas dapat asimilated ke jenis data, obyek bisa disamakan dengan variabel atau dengan nilai yang memiliki jenis tertentu dari data. Singkatnya , Class adalah "pabrik" benda, yang menghasilkan benda-benda dengan struktur yang sama, memiliki sifat yang sama dan metode.

Berikut script sederhanana dari sebuah Class


package com.PustakaFlash {
   public class Ucapan
    {
     public var ucapan:String = "Hello";
     public function Ucapan() {
       trace(ucapan);
     }
   }
  }

package adalah tempat dimana class disimpan, dari Class sederhana diatas terlihat bahwa saya meletakkan class pada folder PustakaFlash dan kemudian folder Pustaka Flash saya letakkan pada folder com dan kemudian classnya saya beri nama Ucapan.as. "Hal yang harus diperhatikan nama Class dan nama file class harus sama."

Definisi Tambahan

  1. public : dapat diakses dalam semua script
  2. private : dapat diakses hanya dalam Class yang sama
  3. protected : dapat diakses hanya dalam Class dan subclass
  4. internal : dapat diakses dalam Package yang sama

Kemudian untuk memanggilnya didalam Flash


import com.PustakaFlash.Ucapan;
var ucapan:Ucapan = new Ucapan();

atau

import com.PustakaFlash.*;
var ucapan:Ucapan = new Ucapan();

Kemudian coba publish project anda, jika anda membuat dengan benar maka pada panel output akan menghasilkan



Hello

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) DOOP Class And Objects For ActionScript 3

Pengenalan css
Ukuran Stage Swf Dengan AS3

Tutorial kali ini adalah dimana kita tidak perlu mengedit stage melalui panel properties,.Jika biasanya kita mengedit stage selalu melalui panel properties hanya perlu diketahui bahwa sebenarnya dengan bantuan script kita juga dapat mengubah ukuran stage,..

Berikut sample scriptnya



[SWF(width = "200",height = '200',backgroundColor = '#000000',frameRate = '24')]

Keterangan

  1. width : adalah lebar stage
  2. height : adalah tinggi stage
  3. backgroundColor : adalah warna stage
  4. frameRate : adalah Kecepatan animation antar frame
By Ricko nada di Pustaka Flash Ukuran Stage Swf Dengan AS3

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Ukuran Stage Swf Dengan AS3

Menggunakan TransitionManager Class AS3
Menggunakan TransitionManager Class AS3


Tutorial Kali ini menunjukkan bagaimana menggunakan class TransitionManager dengan flash ActionScript 3.class transisi dapat digunakan dalam dua cara yang berbeda, cara terpendek untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan. Start () metode di kelas langsung tanpa menciptakan sebuah instance dari kelas. Metode ini dapat digunakan dalam kode umum berikut:


import fl.transitions.*;
import fl.transitions.easing.*;
TransitionManager.start(target_movie_clip, transition_parameters);

Dimana target_movie_clip diganti dengan nama contoh dari movieklip, sementara bidang transition_parameters akan diganti dengan satu set parameter menentukan transisi yang akan digunakan. Misalnya, untuk membuat transisi Fly sederhana untuk citra kita di panggung kita dapat menggunakan kode berikut:


import fl.transitions.*;
import fl.transitions.easing.*;

TransitionManager.start(my_mc,{type:Fly, direction:Transition.IN, duration:2, easing:Strong.easeOut})

Apa saja yang bisa dimodifikasi

typedirectioneasing
BlindsTransition.OUT None
FadeTransition.IN Regular
FlyStrong
IrisBack
PhotoElastic
PixelDissolve
Rotate
Squeeze
Wipe
Zoom
By Ricko nada di Pustaka Flash Menggunakan TransitionManager Class AS3

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Menggunakan TransitionManager Class AS3

Restrict Text as3
Restrict Text as3


Tutorial Flash kali ini adalah Tutorial yang berkaitan dengan Text input dalam Flash as3. Terkadang kita inginkan sebua text input hanya bisa diisi dengan angka saja atau dengan huruf besar saja. maka kita perlu menggunakan scrpt restrict berikut contoh scriptnya:


hanyaAngka.restrict="0-9"// ini  jika kita ingin input hanya angka
hurufbesar.restrict="A-Z" //ini  jika kita ingin input hanya huruf besar
hrufbsardankcil.restrict="a-zA-Z" //ini  jika kita ingin input hanya huruf besar dan kecil

By Ricko nada di Pustaka Flash Download buku gratis

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Restrict Text as3

Hilangkan Klik kanan Di As3
Hilangkan Klik kanan Di As3


Seperti yang saya maksud didalam gambar diatas,.. sebenarnya yang dihilangkan adalah fungsi menu klik kanan dan kemudian saya coba gantikan dengan animasi.. karna sebagian orang benci melihat menu yang tampil termasuk saya hehehe :)

Konsepnya sederhana,.. dan itupun saya temukan secara tidak sengaja.. berikut skript yang saya gunakan


stage.addEventListener(MouseEvent.RIGHT_CLICK, hilangkanklikkannan);
angryFace.visible = false;
mc.visible = false;
function hilangkanklikkannan(e:MouseEvent):void
{
 //do nothing...
 trace(e.type);
 angryFace.visible = true;
 mc.visible = true;
}



sederhana bukan?? atau script Main.as


package 
{
 import flash.display.MovieClip;
 import flash.events.MouseEvent;

 public class Main extends MovieClip
 {
  public function Main()
  {
   angryFace.visible = false;
   mc.visible = false;
   stage.addEventListener(MouseEvent.RIGHT_CLICK, hilangkanklikkannan);
  }
  public function hilangkanklikkannan(e:MouseEvent):void
  {

   trace(e.type);
   angryFace.visible = true;
   mc.visible = true;

  }
 }

}
By Ricko nada di Pustaka Flash

By Ricko nada di Pustaka Flash terima kasih telah membaca :) Hilangkan Klik kanan Di As3

Quis acak as3
Quis acak as3

Kali ini mencoba membantu teman lagi yang ada di forum babe flash untuk membuat sebuah quis secara random dengan as3 ockey... berikut cuplikan demonya

Demo

Demo Quis acak as3

berikut kode xml yang digunakan


<pertanyaan>
<q id="0">
<s>1+1</s>
<j>2</j>
</q>
<q id="1">
<s>12+3</s>
<j>15</j>
</q>
<q id="2">
<s>14+5</s>
<j>19</j>
</q>
<q id="3">
<s>16+2</s>
<j>18</j>
</q>
<q id="4">
<s>19+7</s>
<j>26</j>
</q>
<q id="5">
<s>5+5</s>
<j>10</j>
</q>
<q id="6">
<s>10+6</s>
<j>16</j>
</q>
<q id="7">
<s>12+5</s>
<j>17</j>
</q>
<q id="8">
<s>13+3</s>
<j>16</j>
</q>
<q id="9">
<s>16+5</s>
<j>21</j>
</q>
<q id="10">
<s>89x2</s>
<j>178</j>
</q>
</pertanyaan>

berikut potongan kode actionscript 3 yang digunakan


var _loader:URLLoader = new URLLoader();
var pertanyaan:XML = new XML();
_loader.addEventListener(Event.COMPLETE, readXML);
_loader.load(new URLRequest("pertnyaan.xml"));
function readXML(event:Event):void
{
 pertanyaan = new XML(event.target.data);
 trace("XML file loaded!");
 //mulai random
 function generateRandompertanyaan(isidata:XML, rdms:int = 5):XMLList
 {

  if (isidata..s.length() < rdms)
  {
   return isidata..s;
  }
  var daftar:XMLList;
  var hash:Array = [];
  var randomPosition:int;
  var rdm:XML;
  do
  {
   rdm =isidata.*[(Math.random() * isidata..s.length()) >> 0];
   if (hash.indexOf(rdm) < 0)
   {
    hash.push(rdm);
    daftar ? daftar +=  rdm:daftar = XMLList(rdm);
   }
  } while (daftar.length() < rdms);
  return daftar;
 }
 var awal = generateRandompertanyaan(pertanyaan);
 trace(awal.@id);
 var seet = 0;
 soal.text = awal.s[seet];
 cek.addEventListener(MouseEvent.CLICK, cekjwab);
 var nilai = 0;
 score.text = "score : " + nilai;
 function cekjwab(event:MouseEvent):void
 {
  if (jwab.text == awal.j[seet] && seet < 4)
  {
   trace("benar");
   seet++;
   soal.text = awal.s[seet];
   nomor.text = (seet + 1) + ".";
   jwab.text = "";
   nilai +=  20;
   score.text = "score : " + nilai;
  }
  else if (jwab.text!=awal.j[seet] && seet<4)
  {

   trace("salah");
   seet++;
   soal.text = awal.s[seet];
   nomor.text = (seet + 1) + ".";
   jwab.text = "";
  }
  else if (jwab.text!=awal.j[seet] && seet==4)
  {

   trace("salah");
   ucpn();
  }
  else if (jwab.text==awal.j[seet] && seet==4)
  {

   trace("benar");
   nilai +=  20;
   ucpn();

  }
  
  function ucpn()
  {
   score.text = "score : " + nilai;
   gotoAndPlay(3);
   if (nilai>=50)
   {
    penghargaan.text = "bagus  ";
   }
   if (nilai<=49)
   {
    penghargaan.text = "bodoh  ";
   }
  }
 }
}
cek.buttonMode = true;
stop();

bagi yang berminat silakan klik tombol download berikut


By Ricko nada di Pustaka FlashTerimakasih telah membaca Quis acak as3
Integrasi xml dan Flash as3 Part 10 (save data to xml)
Integrasi xml dan Flash as3 Part 10 (save data to xml)

Pada tutorian kali ini kita akan mecoba untuk mengimplementasikan Integrasi xml dan Flash as3 Part 10 (save data to xml),.. dimana flash kita nantinya akan berbentuk semacam text editor

berikut live demo

Integrasi xml dan Flash as3 Part 10 (save data to xml)

Berikut langkah-langkah pembuatanya

  • Buat lah sebuah dokument baru
  • New Dokument

    nama filenya dan Width ,and height stage terserah anda , disini saya buat nama filenya xmlas3savebtndengan width : 550 dan height : 400

  • Buat lah sebuah text area component dan button component
  • beri instancename pada text area component dengan nama teksarea dan button component dengan instancename savebtn

  • Penulisan script
  • Penulisan Script As3

    copy dan paste script berikut pada frame pertama

    
    import flash.net.FileReference;
    
    var _data:XML = 
    <info>
    <produk>
      Meja makan
      <description>Sesuatu untuk tempat makan</description>
      <harga>Rp 50.000</harga>
    </produk>
    <produk>
      Sofa
      <description>Sesuatu untuk diduduki</description>
      <harga>Rp 200.000</harga>
    </produk>
    <produk>
      Lemari
      <description>Sesuatu untuk menyimpan pakaian</description>
      <harga>Rp 500.000</harga>
    </produk>
    </info>
    teksarea.text=_data;
    var fileReference:FileReference = new FileReference();
    
    function saveData(MouseEvent):void{
    fileReference.save(teksarea.text, "produk.xml");
    }
    
    savebtn.addEventListener(MouseEvent.CLICK, saveData);
    
  • Save dan publis

By Ricko nada di Pustaka FlashTerima kasih telah membaca Integrasi xml dan Flash as3 Part 10 (save data to xml)
Integrasi xml dan Flash as3 Part 9 (Load data xml to component 2)
Integrasi xml dan Flash as3 Part 9 (Load data xml to component 2)

Pada tahap ini kita akan mencoba mempelajari bagaimana Integrasi xml dan Flash as3 Part 9 (Load data xml to component 2).yang melanjutkan tutorial sebelumnya Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 dimana kita akan menampilkan beberapa data xml ketika salah satu baris di klik,.. berikut live demonya

Live demo Integrasi xml dan Flash as3 Part 9 (Load data xml to component 2)

ockey disini saya mencoba melanjutkan tutorial sebelumnya,... jadi bagi yang belum sempat melihat bisa lihat kembali di Integrasi xml dan Flash as3 Part 8

langsung saja , untuk menampilan data seperti demo diatas hal yang perlu anda buat adalah sebuah component Text Area dan disini saya beri instancename outpField selanjutnya anda hanya perlu menambahkan script ini pada script yang sebelumnya kita buat di posting sebelumnya,...


myList.addEventListener(Event.CHANGE, info);

function info(evt:Event){

outpField.text="Nama: " + semuacontak[evt.target.selectedItem.data].fn +" "+ semuacontak[evt.target.selectedItem.data].ln+ "\n";
}

disitu hanya tampil nama dari data xml kita,... lantas bagaimana jika kita ingin menampilkan lebih dari satu data,... kita cukup memodifikasi scripthnya dengan menambahkan scriptappendText dan tag yang ingin kita tampilkan seperti berikut


myList.addEventListener(Event.CHANGE, info);

function info(evt:Event){

outpField.text="Nama: " + semuacontak[evt.target.selectedItem.data].fn +" "+ semuacontak[evt.target.selectedItem.data].ln+ "\n";
outpField.appendText("Telpon: " + semuacontak[evt.target.selectedItem.data].pn + "\n");
outpField.appendText("deskripsi: " + semuacontak[evt.target.selectedItem.data].jn + "\n");
outpField.appendText("Alamat: " + semuacontak[evt.target.selectedItem.data].an + "\n");
}

By Ricko nada di Pustaka Flash Terima kasih telah membaca Integrasi xml dan Flash as3 Part 9 (Load data xml to component 2)

Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 (Load data to component)
Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 (Load data to component)

Pada tahap ini kita akan mencoba mempelajari bagaimana Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 (Load data to component). tapi sebelum itu karena artikel kali ini berdasarkan tutorial sebelumnya,.. jadi pastikan anda telah membaca dan mengerti tutorial sebelumnya,.. dan jika anda belum mengerti anda bisa membaca kembali melalui link berikut:

berikut live demo
Live demo Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 (Load data to component)
langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membuat sebuah file xml disini saya beri nama contactlist.xml

<contacts>
<contact firstName="Ricko" lastName="Nada" phoneNumber="085263411099">
<description> Adalah seseorang Programer flash yang biasa aja</description>
<alamat> Padang -indonesia </alamat>
</contact>
<contact firstName="Justin" lastName="bieber" phoneNumber="1876534">
<description> Adalah seseorang Penyanyi boy band,... wakaka </description>
 <alamat> Amerika </alamat>
</contact>
<contact firstName="Gusni" lastName="Adam" phoneNumber="3348796">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Frank" lastName="Potter" phoneNumber="7589642">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Alex" lastName="Anderson" phoneNumber="1214597">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="John" lastName="Long" phoneNumber="3487656">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Richard" lastName="Gray" phoneNumber="1578998">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Claire" lastName="Brown" phoneNumber="9845326">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Mindy" lastName="Smith" phoneNumber="3248751">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
  <contact firstName="Kevin" lastName="Kent" phoneNumber="4758557">
<description> Belum disi description</description>
 <alamat> Padang </alamat>
</contact>
</contacts>

By Ricko nada

kemudian membuat dokumen actionscript 3 lalu buat sebuah list component dengan instance namenya myList setelah itu anda buat layer baru dan masukkan script berikut pada frame pertama,...

import fl.data.DataProvider;
var panggil:URLLoader = new URLLoader();
var isidata:XML = new XML();

panggil.addEventListener(Event.COMPLETE, readXML);

panggil.load(new URLRequest("contactlist.xml"));

function readXML(event:Event):void
{
isidata = new XML(event.target.data);
trace("XML file loaded!");
parseXML(isidata);
}
var semuacontak:Array = [];
function parseXML(xmlData:XML):void
{
trace("Parsing:");
trace("-----------------");
trace(xmlData);
trace("-----------------");
for each (var cont in xmlData.contact)
{

semuacontak.push({fn: cont.@firstName, ln: cont.@lastName, pn: cont.@phoneNumber,jn:cont.description,an:cont.alamat});
}

susundata();
}

function susundata():void
{

myList.dataProvider = new DataProvider ();

for (var i:int = 0; i<semuacontak.length; i++)
{

myList.addItem({label: semuacontak[i].fn + " " + semuacontak[i].ln + "\n", data: i});
}
}

tekanctrl + enter dan lihat hasilnya.. Terima kasih telah membaca Integrasi xml dan Flash as3 Part 8 (Load data to component) By Ricko nada di Pustaka Flash
Integrasi xml dan Flash as3 Part 7
Integrasi xml dan Flash as3 Part 7

Dalam tutorial Integrasi xml dan Flash as3 Part 6 , kita telah membahas bagaimana cara mengganti xml ketika tampil di flash, tetapi terkadang kita mungkin hanya ingin menghapus tag , atau atribut tertentu ketika tampil di flash.

dalam hal ini ada operator khusus untuk melakukan itu yaitu : delete sebagai contoh jika sebelumnya output pada trace menghasilkan seperti ini

XML file loaded!
Parsing:
-----------------
<informasi>
  <produk nama="Kursi makan" harga="Rp 50.000">Sesuatu untuk tempat makan</produk>
  <produk nama="Sofa" harga="Rp 200.000">Sesuatu untuk diduduki</produk>
  <produk nama="Lemari" harga="Rp 500.000">Sesuatu untuk menyimpan pakaian</produk>
</informasi>

nah kali ini kita coba untuk menghapus produk yang ke 2 ketika tampil di flash berikut scripth parse yang kita gunakan,..

function parseXML(xmlData:XML):void
{
trace("Parsing:");
trace("-----------------");
delete xmlData.produk[1];
trace(xmlData);
}

maka hasil di Output trace

XML file loaded!
Parsing:
-----------------
<informasi>
  <produk nama="Kursi makan" harga="Rp 50.000">Sesuatu untuk tempat makan</produk>
   <produk nama="Lemari" harga="Rp 500.000">Sesuatu untuk menyimpan pakaian</produk>
</informasi>

terlihat bahwa produk sofa hilang dr trace, lantas bagaimana jika kita ingin menghapus attribut,.. berikut script parse yang kita gunakan


function parseXML(xmlData:XML):void
{
trace("Parsing:");
trace("-----------------");
delete xmlData.produk[1].@harga;
trace(xmlData);
}

maka hasil di Output trace

XML file loaded!
Parsing:
-----------------
<informasi>
  <produk nama="Kursi makan" harga="Rp 50.000">Sesuatu untuk tempat makan</produk>
  <produk nama="Sofa">Sesuatu untuk diduduki</produk>
  <produk nama="Lemari" harga="Rp 500.000">Sesuatu untuk menyimpan pakaian</produk>
</informasi>

terlihat bahwa atribut harga produk sofa hilang dr trace, bagaimana jika kita ingin menghapus semuanya,.. berikut script parse yang kita gunakan


function parseXML(xmlData:XML):void
{
trace("Parsing:");
trace("-----------------");
delete xmlData.produk;
trace(xmlData);
}
maka hasil di Output trace

XML file loaded!
Parsing:
-----------------


By Ricko nada di Pustaka FlashTerima kasih telah membaca Integrasi xml dan Flash as3 Part 7